Ads 468x60px

Selasa, 01 November 2016

BADAN USAHA


Faktor Untuk Mendirikan Badan Usaha

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mendirikan badan usaha terutama berkaitan dengan visi dan misi badan usaha yang bersangkutan. Beberapa hal yang dipertimbangkan dalam memilih bentuk badan usaha adalah sebagai berikut.
a. Modal yang diperlukan
    Jika modal yang dibutuhkan relatif tidak terlalu banyak, maka dipilih badan usaha perseorangan. Kalau jumlah modal yang dibutuhkan sangat besar, sebaiknya memilih badan usaha dalam bentuk PT. Bila berbentuk PT, modal bisa diperoleh dengan menjual saham kepada pihak lain.
b. Bidang usaha/kegiatannya
     Jika kegiatan difokuskan pada bidang perdagangan atau jasa, maka boleh dipilih badan usaha perseorangan atau persekutuan. Tetapi, jika difokuskan pada bidang usaha industri yang membutuhkan modal besar, sebaiknya dipilih badan usaha dalam bentuk PT.
c. Tingkat risiko yang dihadapi
     Jika kemungkinan risiko yang dihadapi kecil, maka boleh dipilih badan usaha perseorangan atau persekutuan. Tetapi kalau risiko yang dihadapi cukup besar, sebaiknya dipilih badan usaha dalam bentuk PT.
d. Undang-undang dan peraturan pemerintah
    Untuk menentukan bentuk badan usaha perlu disesuaikan dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Kegiatan badan usaha tidak boleh bertentangan dengan undang-undang dan peraturan pemerintah.
e. Cara pembagian keuntungan
    Pembagian keuntungan merupakan salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam memilih bentuk badan usaha. Jika keuntungan ingin menjadi milik sendiri, sebaiknya dipilih badan usaha perseorangan. Tetapi, kalau laba ingin dinikmati secara bersama-sama, maka boleh dipilih badan usaha dalam bentuk persekutuan atau PT.

Mengapa Mendirikan Perseroan Terbatas?

Banyak orang lebih memilih menjalankan usaha dengan mendirikan PT ( perseroan Terbatas ) mungkin alasan orang membuat PT berbeda. Menurut saya karena yang pertama harta pribadi lebih aman maksudnya adalah Jika PT yang didirikan mengalami kerugian, maka kewajiban pemilik hanya terbatas sejumlah modal yang disetorkan. Harta pribadi tidak tersentuh oleh kerugian perusahan, yang kedua mudah mengalihkan kepemilikan maksudnya adalah Bila mendirikan PT maka kepemilikan terhadap perusahaan dalam bentuk saham. Jika seseorang adalah pemegang saham perusahaan dan ingin menjualnya, maka orang tersebut akan dengan mudah memindahtangankan atau menjual sahamnya ke pihak lain. Tentu si pemilik yang ingin menjual sahamya tetap harus memperhatikan anggaran dasar perusahaan yang mengatur tata cara pengalihan saham, yang ketiga lebih mudah memperoleh dana dalam jumlah besar maksudnya adalah dalam berbisnis, seorang pengusaha terkadang butuh modal tambahan. Nah, dengan badan usaha berbentuk PT ini, pengusaha bisa dengan mudah menghimpun dana pinjaman dalam jumlah yang besar karena pihak kreditor akan lebih mempercayai badan usaha yang berbentuk PT.

Mengapa Koperasi Lebih Cocok Dengan Masyarakat Indonesia?

Koperasi adalah soko guru perekonomian Indonesia. Makna dari istilah koperasi sebagai sokoguru perekonomian dapat diartikan koperasi sebagai pilar atau ”penyangga utama” atau ”tulang punggung” perekonomian. Dengan demikian koperasi diperankan dan difungsikan sebagai pilar utama dalam sistem perekonomian nasional. Koperasi Indonesia didirikan pada tanggal 12 Juli 1960 oleh Drs. Moh. Hatta. Pada waktu itu beliau menjabat sebagai Wakil Presiden. Beliau memang ahli ekonomi. Menurut beliau ekonomi kerakyatanlah yang bisa mensejahterakan rakyat Indonesia. Atas jasanya di bidang koperasi, Drs. Moh. Hatta diangkat menjadi Bapak Koperasi Indonesia. Tanggal 12 Juli ditetapkan sebagai Hari Koperasi. Undang-undang yang mengatur perkoperasian di Indonesia adalah UU No. 25 tahun 1992
Keanggotaan koperasi bersifat terbuka dan sukarela. Terbuka artinya anggota koperasi terbuka bagi siapa saja sesuai dengan jenis koperasinya. Sukarela artinya keanggotaan koperasi tidak atas paksaan. Setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Sesuai dengan pengertian koperasi bahwa koperasi merupakan kegiatan ekonomi yang berasaskan kekeluargaan. Maka tujuan utama koperasi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.  
Keuntungan koperasi bisa diperoleh antara lain dari laba penjualan dan jasa peminjaman. Meskipun koperasi tidak mengambil laba penjualan atau jasa peminjaman yang besar. Namun apabila koperasi berjalan dengan lancar keuntungan koperasi pun bisa menjadi besar pula. Keuntungan koperasi akan dikembalikan kembali kepada anggota sebagai SHU (Sisa Hasil Usaha). Tentu saja setelah dikurangi biaya-biaya operasional. Pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha ini dibagi secara adil sehingga tidak ada yang dirugikan.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koperasi memiliki peran yang besar di masyarakat. Jika banyak orang yang dapat mengambil kemanfaatan koperasi maka ekonomi masyarakat pun akan kuat. Oleh karena itu tak heran jika koperasi disebut sebagai soko guru atau tiang utama perekonomian di Indonesia.

Bentuk Usaha yang Lebih Maju dan Lebih Baik Untuk Saat Ini?

1. Bisnis Laundry
Bisnis ini masih sangat menguntungkan. Saat ini orang ingin cepat dan tidak mau diganggu urusan cuci mencuci. Yang penting mereka tinggal bayar, kemudian pakaian mereka bersih dan rapih. Modal awal untuk membuat sebuah usaha laundry setelah saya baca di internet berkisar antara 8 juta hingga 15 juta. Jangan berfokus kepada keuntungan, menurut saya yang pertama adalah meyakinkan pelanggan pelanggan. Dengan demikian orang-orang akan semakin banyak yang percaya kualitas pekerjaan laundry. Dan kita juga harus mempunyai strategis pertama soal lokasi, kita harus menentukan lokasi yang tepat. Contoh : sekitar perumahan atau sekitar kampus.
      2. Bisnis Cafe Dengan Jaringan Wi – Fi
Membuka cafe dengan jaringan Wi-Fi adalah alas an utama untuk menarik minat pengunjung, terutama anak muda zaman sekarang. Ditambah lagi dengan tempat yang menarik yang menjadi indektik suatu café tersebut. Contoh dari warna suatu café, atau makanan yang disajikan. Dan harga makanan atau minuman harus standart sesuai kantong anak muda. Yang perlu disiapkan adalah sebuah tempat yang cukup untuk ditempati beberapa orang dengan desain yang menarik agar orang kerasan didalamnya.Jangan lupa koneksi wi – fi jika orang suda tahu di suatu café ada free wi – fi jangan salahkan jika mereka datang setiap hari tanpa henti ke tempat anda.
     3. Usaha Franchise Makanan dan Minuman
Memilih usaha franchise dengan modal murah atau terbatas, kita dapat memilih usaha makanan atau minuman sebagai pilihan usaha franchise. Usaha makanan atau minuman sendiri jelas terlihat sangat maju dan bahkan sangat berkembang. Banyak sekali usaha franchise makanan atau minuman yang bisa Anda pilih untuk usaha modal kecil. Kita tidak usah memilih jenis makanan yang berat atau susah dicari, pilihlah jenis makanan yang mampu dan membuat terus berkembang dan maju. Biarkan dulu usaha Anda mendapatkan keuntungan dengan sedikit tapi lancar, namun dengan keuntungan tersebut bisa membuka lagi cabang lainnya.




Referensi

http://ekonomisajalah.blogspot.co.id/2015/02/pertimbangan-pemilihan-bentuk-badan.html

Kamis, 27 Oktober 2016

PERUSAHAAN



PERUSAHAAN
Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi
LINGKUNGAN PERUSAHAAN
Keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1.   Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
a.       Lingkungan eksternal makro
Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :
1)       Keadaan alam => SDA, lingkungan.
2)       Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan.
3)       Hukum
4)       Perekonomian
5)       Pendidikan dan kebudayaan
6)       Social dan budaya
7)       Kependudukan
8)       Hubungan internasional.
b.      Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :
1)       Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
2)       Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
3)       Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
4)       Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
2.   Lingkungan Internal
Adalah factor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
a.       Tenaga kerja
b.       Peralatan dan mesin
c.        Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
d.       Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
e.        System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.

KEDUDUKAN PERUSAHAAN
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
LETAK PERUSAHAAN
Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
1.      Jenis-Jenis Letak Perusahaan
       Dibedakan menjadi 4, yaitu :
a.       Terikat pada alam
            Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
            Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
b.      Terikat sejarah
            Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu  daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
            Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
c.       Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
d.      Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.
CIRI – CIRI PERUSAHAAN UMUM
  1. Bertujuan untuk melayani kepentingan masyarakat umum namun juga mengejar untung. Pengertian dari perum itu sendiri untuk melayani masyarakat, tetapi agar perusahaan itu dapat berkembang dengan mengejar keuntungan.
  2. Dipimpin oleh seorang direksi/direktur. Suatu organisasi/perusahaan harus ada pemimpin untuk mengatur/memanage.
  3. Mempunyai kekayaan sendiri dan bergerak di perusahaan swasta. Artinya, perum bebas membuat kontrak kerja dengan semua pihak.
  4. Modal berasal dari pemerintah yang berasal dari kekayaan negara yang terpisahkan.
  5. Pekerjanya adalah PNS yang diatur tersendiri (setengah swasta).
  6. Jika memupuk keuntungan maka tujuannya untuk mengisi kas negara.
  7. Modalnya dapat berupa saham atau obligasi bagi perusahaan yang go public
SISTEM EKONOMI SOSIALIS
Suatu sistem yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan masyarakat.
A.    Kelebihan sistem ekonomi Sosialis :
1.      Disediakannya kebutuhan pokok oleh pemerintah
2.      Kegiatan ekonomi didasarkan perencanaan negara
3.      Produksi dikelola oleh Negara
B.     Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis :
1.      Sulit melakukan transaksi
2.      Membatasi kebebasan
3.      Mengabaikan pendidikan moral
SISTEM EKONOMI FASISME
Fasisme adalah sistem ekonomi yang sering dikaitkan dengan jerman dimasa kekuasaan hitler, italia dimasa kekuasaan Mussolini dan pemerintahan militer jepang, sebelum berakhirnya perang dunia yang silam. Dewasa ini, pemerintahan fasis masi ada. Sistem ekonomi ini cenderung dikaitkan dengan kekuasaan politik yang kekuasaannya dipusatkan pada kediktatoran, atau setidak-tidaknya pada kediktatoran partai. Industri besar mendukung berbagai tujuan Negara


A.    kelebihan
1.      Kontrol terhadap Mass Media - Media dikontrol secara langsung
oleh Pemerintah, atau dikontrol secara tidak langsung melalui peraturan
pemerintah, atau lembaga sensor yang kuat.

B.     kekurangan
1.      Pengingkaran terhadap derajat –derajat kemanusiaan
2.      Adanya pendiskriminasian antar individu
3.      Pemerintahan harus dipimpin oleh segelintir elit yang lebih tahu keinginan seluruh anggota masyarakat.
4.      Jika ada pertentangan pendapat, maka yang berlaku adalah keinginan si-elit.
5.      Korupsi dan KKN yang merajalela




REFERENSI
 
 
Blogger Templates